BIOGRAFI MUHAMMAD ALIF FADHILLAH
Halo semua. Kenalin namaku Muhammad Alif Fadhillah. Aku lahir di kediri, tepatnya di kota Pare pada 1 November 2005. Aku biasa dipanggil Fadhil, tetapi semenjak aku di SMA aku sering dipanggil Alif. Tidak masalah karena itu juga nama pemberian kedua orang tua ku. Aku lahir dan dibesarkan oleh ibuku yang seorang pedagang kecil dan juga ayahku yang seorang kuli. Mereka berdua adalah orang yang sangat berjasa di hidupku. Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Hobiku adalah menggambar dan itu sudah mucul semenjak aku kecil. Saat itu dukungan dari orangtua ku yang membuatku bisa menumbuhkan bakatku itu.
Aku menghabiskan masa kecilku di Pare, tempat tinggal nenekku karena dekat dengan pasar tempat ibuku berdagang. Aku bertempat tinggal di desa ayahku berasal, desa Tertek. Meskipun tinggal di desa namun aku bersekolah di kota, dari mulai TK sampai aku SMA. Aku bersekolah SD di sekolah swasta yang sama dengan TK ku, SD BPPI COKROAMINOTO. Di masa sekolah dasar inilah aku merasa ini masa yang sulit dilupakan. Masa yang sangat seru penuh canda tawa, suka duka, belajar dan bermain bersama orang yang sama selama 6 tahun lamanya. Mereka semua sudah seperti sebuah keluarga. Masa dimana itu adalah golden age untukku. Aku yang biasa mengikuti kegiatan-kegiatan ektrakurikuler, perlombaan, dan berprestasi akademik, dan lolos ujian seleksi di MTsN favorit di kotaku. Intinya saat itu aku aktif baik di akademik dan non akademik. Tapi semua itu berubah semenjak aku mulai masuk masa SMP.
Aku bersekolah menengah pertama di MTsN 1 KEDIRI, sekolah favorit di kotaku. Banyak yang mendaftar disana dan tidak sedikit yang gagal. Di sana aku berada di lingkup yang lebih besar, bertemu dengan lebih banyak orang dan teman, jauh atau dekat, dari satu kota maupun beda kota. Ini adalah kesempatan dan sekaligus tantangan bagiku. Di awal awal tahunku memang semua berjalan lancer. Aku masih aktif di beberapa organisasi seperti PMR, dan kegiatan kegiatan lainnya. Namun itu semua harus berakhir semenjak wabah virus Corona yang mematikan dari kota Wuhan, Cina melanda seluruh dunia. Dunia terasa berhenti, ekonomi macet, seluruh aktivitas dibatasi, semua orang diharap tetap tinggal di rumah, tidak bisa pergi kemana mana. Mungkin hal itu yang merubahku dari yang semula sebagai pelajar yang bersemangat menjadi seseorang yang tidak bersemangat dan pemalas. Apalagi saat itu semua kegiatan dilakukan secara daring melalui gadget. Di saat itu aku merasa prestasi ku menurun, rasa percaya diri yang kurang, banyak tugas yang terlewat dan jarang belajar meskipun besok ada ujian. Benar benar tahun yang buruk. Tapi ditengah keburukan tersebut aku jadi lebih memiliki banyak waktu untuk meningkatkan (improve) kemampuan gambar ku. Saat itu memang aku aktif dalam menggambar daripada belajar Pelajaran yang ada di sekolah. Dan setelah selesai menggambar, aku mengunggahnya ke media social.
Hal itu berlanjut sampai aku masuk ke masa SMA. Aku bahkan ketinggalan informasi sampai telat mengisi suatu berkas di web PPDB, yang menyebabkan aku tidak bisa daftar SMA negeri. Tapi aku dan temanku berencana untuk mendaftar ke suatu sekolah kejuruan swasta. SMK CANDA BHIRAWA PARE, salah satu sekolah kejuruan terlama dan termasuk favorit juga di kotaku. Aku dan temanku lolos dalam tes seleksi di sana. Aku memilih jurusan TITL (Teknik Instalasi Tenaga Listrik) karena prospek kerja di bidang kelistrikan ini sangatlah luas. Memang di awal masuk aku masih memiliki sedikit sifat sifatku semasa SMP, tetapi seiring berjalannya waktu aku mulai berpikir dan menyesali perbuatanku yang konyol dan sia sia. Aku mulai mencoba merenungkan memaafkan diriku. Semasa SMK aku mencoba lebih serius tentang tujuan ku, aku mulai aktif mengikuti kegiatan kegiatan yang ada, prestasi akademik ku yang mulai naik, yang selalu mendapatkan peringkat 5 besar di kelas, nilai praktik yang baik, serta menjalin hubungan baik terhadap para guru pengajar dan teman temanku. Aku belajar banyak dari berbagai latar belakang keadaan teman temanku, bagaimana dunia kerja itu, menggali informasi tentang lowongan lowongan. Aku memang tidak mengikuti organisasi apapun di SMK karena saat awal masuk, sifat egois dan pemalas ku masih ada dan aku benar benar menyesali nya karena sudah tidak mungkin lagi mendaftar pada tahun berikutnya. Karena pada tahun kedua kegiatan magang dilaksanakan. Aku magang di dua tempat, yang pertama yaitu di CV. RULY TEKNIK spesialis perbaikan alat elektronik khusunya pendingin seperti AC sebagai teknisi lapangan yang bertempat di Malang. Yang kedua aku magang di CV. LENTERA JAYA PAMENANG sebagai digital admin online marketing, teknisi lapangan, dan tim kreatif yang bertempat di Kediri.
Semasa magang inilah aku banyak mengambil pengalaman, dari teman, pekerja teknisi, bos magang, bahkan dari customer kami. Selain belajar sebagai teknisi juga belajar bagaimana dunia kerja itu. Pengalaman 6 bulan yang sangat menyenangkan. Tahun ke tiga sudah saatnya fokus terhadap ujian ujian baik materi maupun praktik, ikut seminar Perusahaan, dan mencari informasi lowongan dan jobfair. Aku lulus tahun ini dengan nilai yang baik. Aku pernah beberapakali mencoba mendaftar di berbagai Perusahaan tetapi gagal. Mungkin ini takdirku untuk melanjutkan studi ku dahulu sebelum memasuki dunia kerja yang sebenarnya. Karena memang orangtuku mendukungku untuk tidak langsung bekerja melainkan melanjutkan studi ku. Aku mencoba mendaftar kuliah melalui jalur SNBP dan gagal, melalui jalur SNBT dan gagal. Aku sempat dalam keadaan terpuruk saat gagal dalam SNBT. Perjuangan belajar yang kulakukan ditengah banyaknya tugas dan ujian praktik sampai kejadian aku terserempet dan jatuh saat berangkat menuju Lokasi ujian, itu tidak membuahkan hasil. Jika diceritakan aku malu , mengakui aku datang ke tempat ujian dengan celana sobek sobek, memakai sandal (tidak bersepatu karena sepatuku sobek), dan hamper terlambat masuk ruang ujian. Tetapi aku berterimakasih terhadap penjaga ruangan karena masih memperbolehkan aku masuk dan mengikuti ujian. Aku melaksanakan ujian di UM, Malang. Kembali ke keadaan ku di awal, aku sempat bingung dan terpuruk akan melanjutkan studi kemana.
Hampir saja aku memilih gapyear, tetapi takdir berkata lain. Aku melihat lihat dan mencari informasi bahwa ada PTN yang dimana dalam ujian mandiri, IPI dari pendaftar bisa ditentukan sendiri. Jujur memang kalau masalah biaya keluarga ku sedikit kekurangan. Dan dari info yang kudapatkan bahwa UNY ini adalah termasuk TOP kampus terbaik di INDONESIA. Dimana tanpa diragukan lagi bahwa dengan gelar ini adalah universitas yang bersaing dengan universitas negeri lainnya. Aku langsung saja mendaftar melalui jalur CBT mandiri domisili, dan alhamdulillah aku dapat lolos seleksi dengan IPI hanya 0 rupiah. Aku tak berhenti bersyukur dan tak berhenti berterimakasih atas segala usaha, dukungan dan doa dari orangtuaku kepadaku. Orangtuaku memiliki harapan besar terhadapku jadi aku tidak boleh begitu saja bermalasan malasan seperti dulu, dan harus lebihfokus mengejar impianku di masa depan. Aku memiliki Impian untuk bekerja menjadi seorang teknisi di suatu Perusahaan, atau supervisor, atau juga berwirausaha maupun membuka jasa. Dan itu semua dapat dimulai dari kapanpun, mulai hari ini, detik ini, sebagai mahasiswa baru UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA. Harapan ku setelah masuk dan berkuliah di UNY aku dapat mengembangankan dan belajar lebih mendalam tentang hard skill ku di bidang kelistrikan atau elektro dan untuk melatih soft skill berupa sikap kepemimpinan, percaya diri, public speaking serta ingin menambah wawasan dan relasi. Dan jalan yang kupilih adalah dengan tidak menyianyiakan waktuku lagi. Dengan ikut berorganisasi, magang Perusahaan, kegiatan kepelatihan, dan lomba loma. Semoga itu semua dapat terlaksana dengan baik. Insyaallah
Pesan saya baik untuk diri saya sendiri maupun untuk orang
lain yang membaca biografi ini, tolong jangan tinggalkan sholat 5 waktu. sekian
Komentar
Posting Komentar